Subang, Malaysia (ANTARA News) - Manajemen Riau Airlines menyataka hingga Mei 2010 terdapat dua orang pilot maskapai telah "dibajak" oleh Garuda Indonesia dan Lion Air karena krisis terhadap tenaga pilot yang terjadi di Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir.
Minggu, 23 Mei 2010
Pilot Riau Airlines "Dibajak" Garuda dan Lion
Subang, Malaysia (ANTARA News) - Manajemen Riau Airlines menyataka hingga Mei 2010 terdapat dua orang pilot maskapai telah "dibajak" oleh Garuda Indonesia dan Lion Air karena krisis terhadap tenaga pilot yang terjadi di Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir.
Rabu, 03 Juni 2009
Pesawat Riau Airline Mengalami Kempes Ban
Rabu, 03/06/2009 16:11 WIBPekanbaru - Pesawat Riau Airline (RAL), maskapai milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, mengalami kempes ban di Bandara Pinangkampai, Dumai, Riau. Akibatnya penumpang sempat terlantar beberapa jam.
Kepala Bandara Pinangkampai, Dumai, Edi Lukman mengungkapkan hal itu saat dihubungi detikcom, Rabu (3/06/2009). Menurutnya pesawat RAL jenis Foker 50 ini, mendarat di Pinangkampai dari Pekanbaru pada pukul 10:30 WIB. Maskapai BUMD ini dari Pekanbaru menuju Dumai membawa 8 penumpang.
"Setelah seluruh penumpang diturunkan dan pesawat lagi parkir baru diketahui ban bagian depannya kempes. Artinya, bannya kempes bukan saat akan melakukan pendaratan, melainkan setelah pesawat itu parkir," kata Edi.
Karena mengalami kempes ban, jadwal keberangkatan penumpang dari Dumai tujuan Pekanbaru sempat tertunda beberapa jam. Sekitar pukul 14:15 WIB, pesawat RAL akhirnya take off dari Pinangkampai menuju Pekanbaru dengan membawa 50 orang penumpang.
"Peristiwa ini tidak mengganggu jadwal penerbangan yang ada di bandara Pinangkampai," kata Edi.(cha/djo)
Kempis Ban, Penerbangan Riau Airlines Ditunda
|
VIVAnews - Pesawat Riau Airlines jenis Fokker 50 mengalami keterlambatan penerbangan. Hal itu karena roda ban bagian depan kempis, sesaat sebelum pesawat akan diterbangkan dari Bandara Pinang Kampai, Rabu 3 Juni 2009.
Penumpang dengan rute penerbangan Dumai-Pekanbaru terpaksa harus menunggu beberapa jam. Setelah dilakukan pergantian ban, pesawat yang harusnya sudah terbang pukul 11.30 WIB itu, baru bisa berangkat pukul 14.15 WIB.
Kepada VIVAnews, Direktur Utama Riau Airlines, Samudra Sukardi membenarkan kejadian tersebut. "Hanya kempis ban saja. Sekarang sudah diganti dan pesawatnya sudah terbang lagi," kata Samudra.
Dia menambahkan, untuk mengatasi masalah tersebut mereka mendatang suku cadang ban dari Pekanbaru ke Dumai.
"Jadi kebetulan pada hari ini kami memang mau mengantar stok ban ke Dumai. Ketika terjadi kerusakan, kita langsung menggantinya. Ban yang kempis cuma satu dan tak ada masalah," tuturnya.
Laporan: Ali Azumar | Riau
Sabtu, 07 Maret 2009
Hujan Deras, Riau Airlines Tergelincir
|
VIVAnews - Sebuah Pesawat Riau Airlines tergelincir di landasan pacu bandara milik perusahaan Conoco Philips, di Matak, ibukota Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau, Sabtu 7 Maret 2009.
Dikabarkan tidak ada korban dalam insiden tersebut. Pesawat jenis Fokker ini terbang dari Bandara Tanjungpinang menuju Matak dengan membawa 50 orang penumpang.
Insiden yang terjadi siang tadi sekitar pukul 14.30 WIB, dan saat itu tengah terjadi hujan deras.
"Benar, tadi siang saat hujan deras, mungkin karena licin pesawat ke bablasan," ujar salah seorang petugas bandara saat dihubungi VIVAnews, Sabtu 7 Maret 2009.
Saat ini tim masih melakukan pemeriksaan apakah ada kerusakan pada roda pesawat atau hanya murni akibat cuaca buruk. Sementara seluruh penumpang sudah dievakuasi.